Senin, 23 Januari 2012

Positive thinking......



Setiap orang pasti memiliki masalah dalam hidupnya, mulai dari masalah sepele sampai yang terberat. Entah itu tentang keluarga, cinta, persahabatan, pendidikan, karir, dan banyak lagi problema hidup yang selalu mengiringi perjalanan hidup setiap insan manusia. Namun, yang membedakan antara orang satu dengan yang lainnya adalah cara mereka menyikapi masalah yang sedang dihadapi. Hidup kan memang isinya Cuma nikmat dan musibah, kalo gak seneng berarti ya susah, dan iman itu setengahnya sabar dan setengahnya lagi syukur, yang bila keduanya bisa seimbang di dalam pribadi setiap orang, mungkin masalah itu gak akan dirasa sebagai sebuah masalah, tapi lebih sebagai bagian dari hidup ini yang harus dilewati. Karena dari setiap masalah pasti ada sebuah pelajaran berharga yang membuat diri seseorang menjadi lebih baik lagi atau semakin terpuruk. Semua kembali pada pilihan! Bagaimana tiap individu ini menyeleseikan masalahnya masing-masing.
Dulu aku selalu merasa bahwa hidupkulah yang paling menderita, hidupku yang paling menyebalkan, hidupku selalu dirundung masalah dan kesedihan yang tanpa akhir, dan banyak lagi kalimat yang mungkin bisa menggambarkan betapa tidak beruntungnya aku dalam hidup ini. Berbagai masalah aku hadapi, dan aku merasa masalah itu tak henti-hentinya menyapaku. Kadang aku putus asa, menangis, marah, bahkan menyerah pada keadaan, dan pada akhirnya aku selalu menyesali hidup yang sudah aku jalani, menyesal akan keputusan-keputusan yang sudah aku pilih. 
Tapi itu tidak lama, karena aku adalah perempuan yang selalu berusaha mencari tentang kebenaran dalam hidup ini, minimal aku bisa menyelamatkan hidupku dari kegagalan, sebelum aku membantu hidup orang lain.
Selidik punya selidik Ternyata caraku salah. Dan kesalahan itu berawal dari bagaimana aku menyikapi masalah yang datang padaku. Kenapa aku harus merasa terpuruk? Kenapa aku selalu menyesali hidupku? Karena aku selalu menganggap semua yang menimpaku adalah musibah. Sehingga masalah itu tak henti menyapaku. Karena aku tak pernah bersyukur terhadap apa yang aku miliki saat ini. Andai aku membuka mata dan hatiku, bahwa bukan hanya aku yang punya masalah. Setiap orang bernyawa pasti dihadapkan dengan berbagai masalah yang berbeda-beda. Bahwa kadang aku jauh lebih beruntung dari sekian banysk orang.
Mulai saat itu aku belajar untuk bisa mengubah cara pandangku dalam menyikapi hidup ini. Dimulai dari bersyukur atas hidup indah yang dianugerahkan Allah padaku, mensyukuri nikmat dan musibah yang selalu menjajari langkah hidupku. Belajar untuk ikhlas terhadap apapun yang Aku miliki saat ini. Seorang pernah berkata padaku, bahwa Allah memberikan masalah kepada hambanya satu paket dengan penyeleseiannya, setiap ujian pasti memiliki akhir. Tergantung caraku menghadapinya.
Sekarang aku berfikir, bahwa yang aku alami saat ini untuk mengajariku lebih bijak lagi dalam hidup. Karena banyak hikmah indah dibalik setiap persoalan-persoalan hidup ini. Aku membiasakan diriku untuk tidak mengkhawatirkan sesuatu yang di luar jangkauanku, seburuk apapapun masalah pasti bisa diseleseikan dengan cara yang terbaik. Aku juga belajar untuk tidak membebani hatiku dengan masalah-masalah yang sedang kuhadapi, karena jika hati selalu dibebani dengan segala kesungguhan, ia akan menjadi buta. Dan aku tak mau itu terjadi padaku. Aku sedang belajar untuk menjalani semua apa adanya, karena jika aku berlebihan menanggapinya, pada akhirnya aku hanya menggunakan akal saja dalam menyeleseikan tiap masalah yang kuhadapi, sedangkan kadang akal itu dipenuhi dengan keegoisan. Aku ingin lebih bisa membuka hatiku, berfikir dengan hati! Karena hati adalah letak segala ketulusan, dan kejujuran dari diriku.
Aku tidak mau menjadi orang lain, aku hanya ingin jadi diriku sendiri, inilah hidupku, inilah jalan hidup yang aku pilih. Semua pilihan pasti beresiko. Dan apapun resiko dari pilihanku saat ini akan kuhadapi. Kuhadapi dengan bijak dan dengan senyuman, bukan dengan ego dan air mata yang merugikan diriku sendiri. Dengan menjadi diriku sendiri aku tidak akan menyesali hidup ini, tidak lagi merasa bahwa hidupku buruk. Aku lebih bisa menghargai hidup dan apa yang aku punya saat ini. Hidupku Cuma sekali, aku Cuma ingin bisa memaksimalkan peran yang kujalani saat ini dengan sepenuh hatiku. Apapun masalahnya, semua adalah untuk membentuk diriku menjadi lebih baik lagi dalam hidup. So, jalani dengan enjoy aja! Hidup sepenuhnya untuk hari ini dengan melakukan yang terbaik yang bisa kulakukan, entah esok ada atau tiada...................

4 komentar:

  1. SMANGAT KITA SAMA-SAMA OPTIMIS SOB........

    BalasHapus
  2. iya donk, hidup cuma sekali kalo dibuat menyesal n putus asa aja.. apa kata dunia???? hehehehe....

    BalasHapus
  3. Ya ALLAH.. omm Ardian Etep y iki... hihihihi,, malu aku.. but thanks udah mampir2 d corat coretku...

    BalasHapus