Kalau ada yang bertanya padaku arti seorang sahabat, dengan
bangga aku akan menjawab sahabat adalah D'joi. Tempat dimana aku bisa membagi senang
dan sedih, tempat dimana aku bisa tertawa dan menangis bersama. Bagiku
sahabatku adalah lebih dari sekedar teman atau orang terdekatku. Tapi lebih
pada sisi lain dari diriku yang ada pada diri mereka yang menjadi sahabatku.
Yang selalu ada melengkapi hidup yang tak sempurna ini.
D’joi....
Kami menamakan diri kami dengan sebutan itu.. tidak bermakna
apa-apa, hanya sebagai identitas bahwa kami pernah ada menjadi bagian dari
hidup ini.
D’joi adalah satu hal yang selalu aku syukuri. Kami bertemu
sejak aku menempuh jenjang pendidikan Sekolah menengah kejuruan di SMKN 4
Malang. Dan hebatnya, sampai saat ini kami masih bersama. Saling melengkapi dan
mendukung, walau sekarang kami hidup dengan jalan hidup yang berbeda. Aku memilih sebagai ekonom, opsa lebih memilih menjadi pendidik untuk anak usia dini, dan conie dengan talenta bermusiknya. Layaknya
hidup yang tak pernah lepsas dari masalah. Persahabatan ini juga sering di uji
dengan berbagai problema. Biasanya yang terjadi karena perbedaan pendapan dan
karena ingin mempertahankan pendapat masing-masing.
Dulu jumlah kami berempat, ada Aku, Opsa, Conie, dan Rieke.
Tapi semenjak lulus dari SMK Rieke sudah tidak menjadi bagian dari kami. Satu
hal yang sangat aku sesalkan, biasanya kami bisa mnghadapi setiap masalah yang
ada, tapi karena selisih paham yang tak berujung, Rieke memutuskan untuk lepas
dari kami, walau sebenarnya kami bertiga tidak pernah berharap ini terjadi.
Tapi mau bagaimana lagi, setiap orang berhak memutuskan untuk hidupnya, begitu
pula Rieke. Mungkin dengan lepas dari D’joi dia merasa itulah jalan hidup yang
terbaik untuknya. Kami hanya bisa pasrah dan berharap yang terbaik untuknya.
Lepas dari persoalan itu, aku senang dengan persahabatan ini.
Disamping conie dan opsa aku merasa lebih berarti dalam hidup ini. Mereka
selalu ada untuk menguatkanku dalam problema hidup yang aku jalani. Disaat aku
berputus asa, mereka adalh pendorongku untuk bangkit lagi, disaat semua orang
tidak peduli mereka selalu ada untukku.. dan banyak lagi ungkapan yang bisa
menggambarkan betapa indahnya punya sahabat seperti mereka. Yang sangat aku
salutkan dari mereka adalah mereka selalu memberikan nasehat terbaiknya untuk
hidupku,entah aku akan memakai nasehat itu atau tidak, mereka selalu
mengingatkanku ketika aku berbuat suatu kesalahan. Mereka tidak pernah membenci
seburuk apapun keadaanku saat itu. kami ada untuk saling melengkapi..
Aku berharap persahabatan ini untuk selamanya, bahkan kalau
bisa anak-anak kami nantinya akan menjadi bagian dari D’joi di masa depan..
semoga saja itu bukan sekedar harapan. Aku berharap apapun yang akan kami
hadapi nantinya, kami tetap bersama dan menjadi D’joi yang kuat..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar